Semakin tinggi suatu peradaban, semakin tinggi pula tingkat perkembangan teknologinya. Namun, benarkah dengan kemajuan teknologi membuat manusia menjadi 'tidak lagi' seperti manusia?

Saat ini, gadget dan perangkat elektronik sudah banyak menjamur dan digunakan oleh manusia. Bahkan tidak hanya berhenti setelah lahirnya barang-barang hi-tech seperti sekarang, masih banyak penemuan dan penelitian lain yang terus dilakukan.

Menurut penelitian, seperti yang dikutip dari Huffington Post (17/10), yang dilakukan dengan cara mengambil survei dari 12 ribu remaja berusia antara 18 sampai 24 tahun dari 8 negara dan didukung oleh Intel Corporation, menyatakan bahwa mayoritas dari mereka mengatakan teknologi telah membuat manusia menjadi 'tidak manusia' lagi.

Dikatakan 'tidak manusia' lagi memang bukan seperti artian sebenarnya melainkan hanya kiasan untuk menyebutkan bahwa manusia menjadi semakin malas untuk melakukan aktivitas seperti beberapa tahun sebelum era teknologi digital menjadi satu hal yang mainstream.

Walaupun mengatakan bahwa teknologi telah mengubah pola hidup manusia, namun 90 persen dari mereka mengatakan bahwa hidup menjadi lebih mudah dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini.

70 persen dari mereka mengatakan bahwa kemajuan teknologi sangat bermanfaat bagi kehidupan pribadi dan hubungan berpasangan, dan selebihnya mengatakan bahwa teknologi seperti saat ini memiliki keuntungan dalam menunjang sisi pendidikan, transportasi dan kesehatan.

Penelitian tersebut melibatkan remaja dan orang dewasa dari Brazil, China, Prancis, India, Indonesia, Italia, Jepang dan Amerika Serikat, dari tanggal 28 Juli sampai 15 Agustus kemarin. - Merdeka.com -