CYBER RELIGIUS SEBAGAI PENGENDALI PRILAKU AMORAL PENGGUNA KOMPUTER

Muhamad Danuri, Heru Sulistiyo

Abstract


Masyarakat pengguna teknologi digital seperti internet dan berbagai fasilitiasnya seperti media social, internet, games dan berbagai aplikasi lainnya memberikan berbagai macam pengaruh baik yang positif maupun negatif. efisiensi, keamanan, kenyamanan dan efektifitas merupakan dapat postitif dari teknologi ini namun ada juga dampak negative seperti menurunnya prilaku social, kejahatan dan kerawanan moral. Walau telah ada pedoman etika berinternet seperti Cyber Ethics namun belum dapat berperan secara maksimal untuk dapat mengendalikan dampak negative tersebut. Sehingga perlu adanya sebuah model pengendalian yang lebih mengikat setiap pengguna dalam mengunakan media digital agar tidak terjerumus kedalam prilaku yang tidak baik dan merugikan. Model Cyber religius adalah sebuah model pengendalian pengguna internet yang berbasis pada kepercayaan individu terhadap Tuhannya. Dalam model ini terdapat beberapa pengendalian yang bersifat memberi peringatan tentang hukuman dan akibat dari setiap tindakan yang tidak baik yang dilakukan di Media Digital tersebut. Setiap individu akan merasa diawasi oleh Tuhannya sehingga tidak akan berbuat yang tidak baik karena akan mengakibatkan dosa dan kerugian dikemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah memberikan wawasan baru tentang pengendalian perilaku pengguna media digital terhadap prilaku-prilaku yang dapat mengakibatkan kejahatan dan kerugian terhadap orang banyak. Diharapkan model ini dapat di pakai di indonesia khususnya dan di seluruh dunia agar masyarakat digital terbebas dari pelanggaran dan kejahatan dari penggunanya.Kata Kunci: Cyber Religius, Computer, Media Digital, Internet, Prilaku Amoral, Cyber Crime

References


Abidin, DZ,2015, Mengkaji berbagai bentuk kejahatan dalam teknologi informasi dan komunikasi dan penanggulangannya, Jurnal Ilmiah Media Processor Vol.10 No.2 Oktober l 2015 ISSN 1907-6738

Aghili Mojtaba dan Kumar G. Venkatesh, 2008," Relationship between Religious Attitude and Happiness among Professional Employees," Journal of the IndianAcademy of Applied Psychology, April 2008, Vol. 34, Special Issue, 66-69.

Agoes Sukrisno dan Ardana I Cenik, 2013, Etika Bisnis dan Profesi-TantanganMembangun Manusia Seutuhnya, Salemba Empat, Jakarta.

Amiruddin, 2014, Te Internalization of Religious Values into Pre School in Raudhatul Atfal Perwanida1 Lipu Majene Regency, Jurnal "Al-Qalam" Volume 20 Nomor 1 Juni 2014

APJII, 2016, Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet di Indonesia.,

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia

Carter Evan C, McCullough Michael E dan Carver Charles S, 2012," The Mediating Role of Monitoring in the Association of Religion With Self-Control," Social Psychological and Personality Science, 3(6), 691-697, sagepub.com/journals Permissions.nav DOI: 10.1177/1948550612438925 http://spps.sagepub.com

Cohran John K, 1988," The Effect of Religiosity on Secular and Ascetic Deviance,"Sociological Focus, Vol. 21, No. 4 (October 1988), pp. 293-306, Published by: Taylor & Francis, Ltd.Stable URL: http://www.jstor.org/stable/20831486

Desmond Scott A. , Jeffery T. Ulmer & Christopher D. Bader, 2013," Religion, Self Control, and Substance Use, Deviant Behavior, 34:5, 384-406

Emerson Tisha L. N. and Mckinney Joseph A, 2010," Importance of Religious Beliefs to Ethical Attitudes in Business," Journal of Religion and Business Ethics, Vol. 1: Iss. 2, Article 5, Available at: http://via.library.depaul.edu/jrbe/vol1/iss2/5

Hackney Charles H dan Sanders Glenn S, 2003," Religiosity and Mental Health: A MetaAnalysis of Recent Studies," Journal for the Scientific Study of Religion, 42:1 (2003) 43-55

ILO , 2012 , Convergences : Decent Work and Social Justice in Religious Traditions A Handbook

Kholis Nur, 2004 ," Etika Kerja Dalam Perspektif Islam, Al Mawarid Edisi XI

McCullough Michael E dan Willoughby Brian L. B, 2009," Religion, Self-Regulation,and Self-Control: Associations, Explanations, and Implications," Psychological Bulletin, Vol. 135, No. 1, 69-93, American Psychological Association.

Novianto, A, 2014, Trend Cybercrime Tahun 2014 Studi Kasus : 2014 Norton Cybercrime Report, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2014

Steve, A, W, Albrecht W. , 2003, Froud Examination, ohio: south-western.

Sulistyo, H, 2014, Relevansi Nilai Religius Dalam Mencegah Perilaku Disfungsional Audit, Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi.

Suroso, 2007, Kebijakan Kriminal Cybercrime Terhadap Anak ( Tinjauan Dalam Prespektif Hukum Dan Pendidikan Moral ), Universitas Diponegoro Semarang

Tara, J, 2013, Fenomena Kejahatan Penipuan Internet dalam Kajian Hukum Republik Indonesia, NCB Interpol Indonesia , Minggu, 05 Maret 2017 jam 12:34 WIB

Tianotak, N, 2011, URGENSI CYBERLAW DI INDONESIA DALAM RANGKA PENANGAN CYBERCRIME DISEKTOR PERBANKA, Jurnal Sasi Vol. 17 No. 4 Bulan Oktober - Desember 2011

Turhan, Y, 2015, Kontribusi Pendidikan Karakter Dalam Mencegah Nafsu (Potensi) Korupsi Dan Mewujudkan Hidup Bermakna, Prosiding Seminar Nasional 2015 Revolusi Pendidikan Karakter Bangsa.

Wibowo, AM, 2012, The Influence of Implementation Religious Study on Students' Religious Behaviour at Senior High Schools Under Religious Foundation in Kupang East Nusa Tenggara, Jurnal "Analisa" Volume 19 Nomor 02 Juli - Desember 2012


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.