Analisis Kesiapan Akuntan Publik Mengaudit Lembaga Ekonomi Syari’ah

Ratno Agriyanto

Abstract

Seiring dengan berkembangnya perusahaan yang berbadan hukum dimana pemilik tidak lagi mengelola modalnya sendiri untuk usaha tetapi sudah dipercayakan kepada orang lain untuk mengelola maka keberadaan akuntan publik semakin banyak dibutuhkan. Keberadaan akuntan publik sebagai pihak yang independen diperlukan untuk memberikan penilaian terhadap hasil kerja pengelola. Kompetensi akuntan publik diatur sedemikian rupa sehingga dia dapat bekerja secara profesional. Salah satunya adalah akuntan publik harus berasal dari lulusan sarjana jurusan akuntansi negeri atau yang dipersamakan dan telah lulus pendidikan serta ujian profesi. Setelah banyak berdiri lembaga ekonomi syariah dewasa ini, dimana kegiatan lembaga ekonomi syariah tersebut mempunyai karateristik yang berbeda dengan perusahaan konvensonal. Perbedaan tersebut antara lain dapat dilihat dari asas transaksi, karateristik transaksi, dan pedoman akuntansi syariah. Setelah adanya kewajiban audit lembaga ekonomi syariah dari akuntan publik dimungkinkan terjadi kendala tersendiri dari pihak akuntan publik karena akuntan publik berasal dari lulusan pendidikan umum yang sebelumnya tidak menempuh  kurikulum tentang ekonomi syariah.
Adapun  tujuan penelitian adalah sebagai berikut : (1) untuk mengetahui bagaimana tingkat kesiapan akuntan publik terhadap penugasan audit pada lembaga ekonomi syariah (2) Memberikan informasi kepada pihak-pihak terkait khususnya Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Kantor Akuntan Publik (KAP), lembaga Pendidikan Penyelengara Pendidikan Profesi Akuntan, Lembaga Ekonomi Syariah tentang kesiapan akuntan publki  dalam mengaudit lembaga ekonomi syariah. Sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk merumuskan kebijakan strategis dimasa yang akan datang.  (3) Memberikan model strategi pembelajaran yang efisien  bagi akuntan publik agar dapat mengaudit lembaga ekonomi syariah secara lebih profesional.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian adalah sebagai berikut: (1) metode pengumpulan data adalah survey lapangan dengan menyebar kuisione.  (2)  populasi penelitian adalah akuntan publik di kota Semarang  (3) Analisis yang dipakai dalam penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan  kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa akuntan publik dalam kondisi siap melaksanakan penugasan audit terhadap lembaga ekonomi syariah. Walaupun secara umum berada pada kondisi siap, namun demikian ada beberapa kelemahan kompetensi yang dimiliki oleh akuntan publik antara lain kurang memahami istilah transaksi syariah serta mekanismenya. Untuk mengatasi hal tersebut para akuntan publik mengharap adanya suatu pelatihan yang menghadirkan  narasumber Dewan Syari’ah Nasional atau dari Majelis Ulama Indonesia. Selain berharap adanya pelatihan audit lembaga ekonomi syariah para akuntan juga berharap sertifikasi akuntansi syariah dapat dipermudah.

Kata kunci : Kesiapan Audit, Akuntan Publik, Lembaga Ekonomi Syariah

Full Text:

pdf

Refbacks

  • There are currently no refbacks.