POTENSI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DESA VOKASI (Studi pada Desa Vokasi Sojokerto Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo)

Usman Dachlan, Piji Pakarti

Abstract

Program desa Vokasi dilatarbelakangi beberapa permasalahan di pedesaan, seperti: kurang berkembang akses masyarakat pedesaan pada sumber daya produktif, dan masih terbatasnya kapasitas kelembagaan pemerintahan di tingkat lokal. Artikel ini memaparkan hasil studi identifikasi potensi wilayah desa vokasi Sojokerto Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo. Hasil studi menyimpulkan terdapat 4 usaha/industri kecil utama yang layak dikembangkan di Desa Vokasi Sojokerto yaitu Industri Konveksi, Industri Boga/Makanan Ringan, Usaha Penggemukan Ternak, dan Usaha Pertanian. Hasil analisis dengan analytical hierarchy process AHP menyimpulkan bahwa nilai ekonomi  dan modal usaha menjadi kriteria terpenting untuk menentukan skala prioritas pengembangan industri kecil. Sementar itu, ketersediaan bahan baku dan penyerapan tenaga kerja belum menjadi perhatian utama karena tidak ada kendala selama ini. Hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa untuk usaha di luar usaha tradisional, industri/usaha konveksi menjadi prioritas utama untuk dikembangkan lebih lanjut di desa vokasi.

Kata Kunci: Potensi Industri Kecil, Desa Vokasi, AHP

Full Text:

PDF

References

Badrudin, Rudy (2012), Model Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah dengan One Village One Product untuk Mengurangi Kemiskinan di Indonesia, Prosiding Pengentasan Kemiskinan Melalui UMKM: Komparasi Model Indonesia dan Malaysia, ISBN 978-602-9018-66-05, Desember 2012.

BPS (2008), Berita Resmi Statistik No. 28/05/Th. XI, 30 Mei 2008

Hamid, Edy Suandi., Susilo, Y Sri (2011), Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jurnal Ekonomi Pembangunan, Volume 12, Nomor 1, Juni 2011, hlm.45-55.

Hartati, Sri., Nugroho, Adi., (2012), Sistem pendukung keputusan berbasis AHP (analytical hierarchy process) untuk penentuan kesesuaian penggunaan lahan (Studi Kasus: Kabupaten Semarang), Jurnal Teknologi Technoscientia (ISSN: 1979-8415), vol. 5 no. 1.

Ishizaka, Alessio., Labib, Ashraf., (2009), Analytic Hierarchy Process and Expert Choice: Benefits and Limitations, ORInsight, 22(4), p. 201–220.

Korten, David C., Sjahrir, Abadi, A. Setiawan, (1988), Pembangunan Berdimensi Kerakyatan, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Rifa’i, Bachtiar., (2013), Efektivitas Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Krupuk Ikan dalam Program Pengembangan Labsite Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedung Rejo Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo, Kebijakan dan Manajemen Publik, ISSN: 2303 – 341X, Vo. 1, No. 1, Januari 2013.

Lestari, Etty Puji Lestari (2010), Penguatan Ekonomi Industri Kecil dan Menengah melalui Platform Klaster Industri, Jurnal Organisasi dan Manajemen, Volume 6, Nomor 2, September 2010, 146-157

Saaty, T.L., (1994), Fundamental Of Decision Makingand Priority Theory With The Analytic Hierarchy Process, University of Pittsburgh, RWS publication.

Purwaningsih, Isti., Astuti, Retno., (2008), Pengembangan Agroindustri Skala Kecil Dan Menengah Dengan Pendekatan Klaster Industri (Studi Kasus Industri Tempe Dan Keripik Tempe Di Kota Malang), Jurnal Ilmu-ilmu Teknik (Enginering), ISSN: 1410-4121, Vol. 20, No. 2., Oktober 2008.

STIE Bank BPD Jateng., (2013), Pemberdayaan Masyarakat Dan Pengembangan Potensi Lokal Desa Sojokerto Menuju Desa Mandiri (Laporan KKN Desa Vokasi, STIE Bank BPD Jateng, 2013).

Suryadi, K. dan Ramdhani, M.A., (1998), Sistem Pendukung Keputusan, Bandung, PT. Remaja, Rosda Karya.

Turban, E. and Aronson, J.E., (2005), Decision Support Systems And Intelligent Systems. 5 th Edition, Canada, Prentice-Hall International, Inc., 2005.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.